Wednesday, November 28, 2007
Tips pencarian dengan Google
Tips pencarian dengan Google

Google merupakan search engine yang paling banyak dipakai oleh netter. Beragam informasi dapat kita cari secara cepat dengan menggunakan google. Untuk mengoptimalkan hasil pencarian, google menyediakan beberapa option:


filetype:
Option ini digunakan untuk mencari tipe file tertentu.
Contoh:
filetype:xls -> untuk mencari file MS Excel
filetype:doc -> untuk mencari file MS Word

inurl:
Option ini digunakan untuk mencari kata tertentu yang "masuk" sebagai url.
Dengan option ini Anda dapat melakukan pencarian pada pencarian folder tertentu (jika dikombinasikan dengan option "index of").
Contoh:
inurl:admin -> pencarian ini menghasilkan url website yang mempunyai kata "admin"

site:
Option ini secara spesifik digunakan untuk melakukan pencarian pada situs tertentu.
Contoh:
site:torry.net "xp style" --> mencari dengan keyword "xp style" pada situs www.torry.net

intitle:
Option ini digunakan untuk mencari kata tertentu yang terdapat pada title dari halaman web.

link:
Option ini digunakan untuk mengetahui situs mana saja yang nge-link ke situs tertentu.
Contoh:
link:delphi3000.com --> mencari situs yang mempunyai link ke www.delphi3000.com

Anda dapat mengkombinasikan berbagai option di atas untuk mendapatkan hasil pencarian yang lebih spesifik.
Contoh:

pdf "rapidshare.de/files" site:rapidshare.de
--> untuk mencari buku atau file pdf di rapidshare.de

+inurl:exe|rar|zip site:rapidshare.de
--> untuk mencari program, aplikasi di rapidshare.de

Anda dapat mengganti site:rapidshare.de menjadi site:megaupload.com untuk mencari file di MegaUpload

Sumber:

http://johnny.ihackstuff.com
http://www.winxpinfo.com
http://labnol.blogspot.com

Labels:


BACA SELENGKAPNYA...
 
posted by dex_swar at 8:26 AM | Permalink | 0 comments
Friday, February 16, 2007
Pengadilan Batalkan Gugatan Microsoft Soal Pembajakan
Pengadilan Rusia membatalkan kasus yang diajukan Microsoft terhadap seorang guru, karena menggunakan software Microsoft yang tidak berlisensi pada 12 komputer di sekolahnya.

Seperti dijelaskan juru bicara pengadilan di distrik Vereshchaginsky yang mengurus kasus ini, tuntutan yang diajukan tersebut bukan merupakan hal yang serius tetapi hanya sesuatu yang sepele sehingga kasus ini tidak dilanjutkan.

Alhasil, Alexander Ponosov, sang guru yang juga menjabat sebagai kepala sekolah, bebas dari ancaman kurungan penjara di Siberia. Pihak jaksa penuntut akhirnya diberikan waktu 10 hari untuk mengajukan banding karena Microsoft belum memberikan respon atas hasil keputusan pengadilan.

"Saat ini kami libur untuk merayakannya, hal ini (tuntutan-red) tentu sesuatu yang sepele," ujar Ponosov, sepertil dilansir Associated Press dan dikutip detikINET, Jumat (16/2/2007).

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, kasus ini sempat menghebohkan karena mengundang reaksi beberapa orang yang sangat berpengaruh di Rusia. Mereka menganggap gugatan Microsoft seharusnya tidak dilakukan karena software tersebut hanya digunakan untuk keperluan pendidikan di sekolah.

Mantan pemimpin Uni Soviet, Mikhail Gorbachev, bahkan sempat mengirim surat kepada pemilik Microsoft Bill Gates agar memberikan kemurahan hati untuk mencabut tuntutan mereka kepada sang guru.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin berpendapat, seharusnya yang menjadi target untuk anti pembajakan adalah pembuat barang bajakan tersebut, dan bukan kepada konsumen.

Sebagai informasi, pemerintah Rusia saat ini sedang berjuang menumpas kasus-kasus pembajakan dalam usahanya untuk bergabung dengan organisasi perdagangan dunia (World Trade Organization/WTO).

Labels:


BACA SELENGKAPNYA...
 
posted by dex_swar at 4:14 AM | Permalink | 0 comments
Pengadilan Rusia membatalkan kasus yang diajukan Microsoft terhadap seorang guru, karena menggunakan software Microsoft yang tidak berlisensi pada 12 komputer di sekolahnya.

Seperti dijelaskan juru bicara pengadilan di distrik Vereshchaginsky yang mengurus kasus ini, tuntutan yang diajukan tersebut bukan merupakan hal yang serius tetapi hanya sesuatu yang sepele sehingga kasus ini tidak dilanjutkan.

Alhasil, Alexander Ponosov, sang guru yang juga menjabat sebagai kepala sekolah, bebas dari ancaman kurungan penjara di Siberia. Pihak jaksa penuntut akhirnya diberikan waktu 10 hari untuk mengajukan banding karena Microsoft belum memberikan respon atas hasil keputusan pengadilan.

"Saat ini kami libur untuk merayakannya, hal ini (tuntutan-red) tentu sesuatu yang sepele," ujar Ponosov, sepertil dilansir Associated Press dan dikutip detikINET, Jumat (16/2/2007).

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, kasus ini sempat menghebohkan karena mengundang reaksi beberapa orang yang sangat berpengaruh di Rusia. Mereka menganggap gugatan Microsoft seharusnya tidak dilakukan karena software tersebut hanya digunakan untuk keperluan pendidikan di sekolah.

Mantan pemimpin Uni Soviet, Mikhail Gorbachev, bahkan sempat mengirim surat kepada pemilik Microsoft Bill Gates agar memberikan kemurahan hati untuk mencabut tuntutan mereka kepada sang guru.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin berpendapat, seharusnya yang menjadi target untuk anti pembajakan adalah pembuat barang bajakan tersebut, dan bukan kepada konsumen.

Sebagai informasi, pemerintah Rusia saat ini sedang berjuang menumpas kasus-kasus pembajakan dalam usahanya untuk bergabung dengan organisasi perdagangan dunia (World Trade Organization/WTO).

Labels:


BACA SELENGKAPNYA...
 
posted by dex_swar at 4:14 AM | Permalink | 0 comments
Sunday, January 21, 2007
Napoleon Bonaparte Tidak Mati Diracun

Sejarah Napoleon Bonaparte Tidak Mati Diracun

Kematian Napoleon Bonaparte dua abad lalu menyisakan misteri yang menarik untuk digali. Sebagian ahli sejarah masih berpendapat bahwa hidupnya berakhir karena racun arsen, namun penelitian terakhir menunjukkan tidak.

Sejak dikalahkan Inggris pada tahun 1815, Kaisar Perancis yang sempat menikmati masa-masa kejayaan dengan menguasai hampir seluruh daratan Eropa itu dikucilkan pada pulau terpencil di Samudera Atlantik bagian selatan, Pulau St. Helena. Enam tahun kemudian, Bonaparte menghembuskan napas terakhirnya di usia 52 tahun.

Otopsi yang dilakukan saat itu menunjukkan bahwa kanker usus menjadi penyebab kematiannya. Namun, sejumlah racun arsen yang ditemukan pada tahun 1961 di rambutnya memicu kontroversi bahwa ia diracun. Alasan ini masuk akal sebab pengaruhnya di Eropa masih sangat besar sehingga dikhawatirkan akan membenrontak jika ia lepas kembali seperti yang dilakukan sebelumnya saat dikucilkan pertama kali di Pulau Elba. Tapi, semua itu baru sebatas spekulasi.

Rekam medis

Untuk menguak teka-teki tersebut, sejumlah peneliti dari Universitas Texas Barat Daya mempelajari catatan medis dokter yang memeriksanya saat itu, mengumpulkan laporan saksi mata dan sejarah kesehatan keluarganya, serta membandingkannya dengan teknik otopsi modern. Hasilnya menunjukkan, pendarahan usus mungkin faktor utama penyebab kematian secara mendadak itu.

"Meski ia lepas dari pulau tersebut, kondisi tubuhnya tidak akan mendukung. Kalaupun diobati sekarang, ia hanya tahn setahun," kata peneliti utamanya Robert Genta yang melaporkan hasil penelitiannya dalam Nature Clinical Practice Gastroenterology and Hepatology edisi Januari. Ia mengatakan, dengan teknik pembedahan dan kemoterapi sekalipun, pasien dengan kanker usus seperti dia akan sulit diobati. Deskripsi asli otoposinya menggambarkan betapa buruknya penyakit kanker yang dideritanya, dengan dua luka total sepanjang 10 centimeter, dari sebuah luka di lambung serta sebuah luka di antara dinding lambung dan hati.

Dengan membandingkan variasi 50 foto tukak lambung dan 50 foto kanker usus, para peneliti yakin bahwa yang diderita Bonaparte termasuk kanker. Dari ukurannya saja, ujar Genta, bisa diperkirakan bahwa itu kanker. Tapi, kanker tersebut berawal dari tukak lambung yang terinfeksi. Makanan yang diasinkan tanpa buah segara dan sayuran, yang menjadi menu tentara pada umumnya, turut memperparah risiko kanker ususnya. Bisa dibayangkan bagaimana penderitaan Bonaparte saat kanker yang menyerang tubuhnya mulai menjalar ke organ lainnya sampai ajal menjemput. SUMBER:KOMPAS

Labels:


BACA SELENGKAPNYA...
 
posted by dex_swar at 6:33 PM | Permalink | 0 comments
Saturday, January 06, 2007
Bencana Internet Telan Korban 10.000 Dot Com

Beijing, Kurang lebih 10.000 situs dot com terancam tak bisa digunakan. Ini merupakan salah satu dampak lumpuhnya koneksi internet di Asia setelah gempa di Taiwan.

The Beijing Times, yang dikutip detikINET Sabtu (6/1/2007), melaporkan, hampir 10.000 pengelola situs di Cina terancam kehilangan hak penggunaan nama domain .com mereka menyusul gempa di Taiwan. Gempa tersebut telah mengguncang mayoritas saluran telekomunikasi internasional, memutuskan tak kurang dari 7 jalur serat optik di perairan Taiwan.

Putusnya saluran itu, selain menyebabkan sulitnya mengakses situs luar negeri, juga menyulitkan para pemilik nama domain tersebut mendaftar ulang .com mereka. "Sejauh ini, sejumlah besar nama domain yang dimiliki oleh kalangan bisnis Cina telah diambil oleh para investor di luar negeri. Hal ini yang menyebabkan dunia bisnis mengalami kerugian," ungkap harian tersebut tanpa merinci besarnya kerugian.

Selain itu juga dilaporkan lebih dari 9000 pemegang telah kehilangan penggunaan alamat .com mereka, dan jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat seiring dengan koneksi internet yang masih 'terbata-bata'. Apalagi mengingat nama domain .com dikelola oleh perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat.

Seperti di Indonesia, akses internet di Cina yang menuju jalur internasional sempat terputus untuk beberapa hari. Perbaikan telah dilakukan tetapi kecepatan akses masih lebih lambat dari kecepatan normal sebelum gempa

Labels:


BACA SELENGKAPNYA...
 
posted by dex_swar at 11:41 PM | Permalink | 0 comments
Microsoft Batalkan Empat Patch

Jakarta, Setiap bulan Microsoft menerbitkan tambalan bagi berbagai kelemahan di produk-produk Microsoft. Bulan ini, Microsoft sudah mengumumkan akan melansir delapan tambalan. Namun tiba-tiba pengumuman itu dikoreksi dan empat tambalan dibatalkan.

Seperti dikutip detikINET dari Cnet, Sabtu (6/1/2007), pembatalan itu dilakukan tanpa merinci alasannya. Empat tambalan yang akan dikeluarkan Microsoft terdiri dari tiga untuk Microsoft Office dan satu untuk Windows. Dua dari empat tambalan itu bersifat kritis (sangat penting).

Empat tambalan yang dibatalkan terdiri dari satu tambalan untuk Windows dan Visual Studio, satu untuk Windows dan Office, serta dua tambalan untuk Windows. Kemungkinan keempat tambalan itu sedang disempurnakan untuk dilansir pada siklus berikutnya.

Dampak dari pembatalan ini adalah, ada celah pada piranti lunak Microsoft yang masih tetap menganga. Belum jelas kelemahan mana yang terpengaruh.

Namun pengumuman ini belum tentu bersifat final. Tambalan apa yang benar-benar dilansir baru akan terungkap pada Selasa (9/1/2007)."detik net"

Labels:


BACA SELENGKAPNYA...
 
posted by dex_swar at 7:56 AM | Permalink | 0 comments
Kronologis Pemulihan Koneksi Internet

Jakarta, Koneksi internet ke jalur internasional sebenarnya belum pulih seperti sediakala. Perbaikan-perbaikan sedang dilakukan di perairan Taiwan, inilah kronologisnya.
Kronologis perbaikan itu disampaikan oleh praktisi teknologi informasi Irvan Nasrun kepada detikINET, Sabtu (6/1/2007). Diperkirakan pemulihantotal kabel serat optik bawah laut akan rampung pada 30 Januari 2007.
Berikut ini kronologis perbaikannya:

1. Serat optik SMW3 (South East Asia-Middle East-Western Europe), segmen 1.8 (Fangshan - BU4) ke Fangshan terputus pada tanggal 26 Desember (12:25 UTC/19:25 WIB), apabila tidak ada halangan akan aktif pada tanggal 8 Januari 2007. Lokasi putusnya kabel ini berada pada KM 44 dari 'Fangshan Cable Station.

2. CUCN (China US Cable Network) segmen 1, apabila tidak ada halangan kabel yang menghubungkan antara Cina dan Amerika Serikat ini akan aktif pada tanggal 12 Januari 2007.

3. SMW3 segmen 1.7 (BU3-BU4), diperkirakan akan aktif pada tanggal 15 Januari 2007. Lokasi putusnya kabel ini adalah KM 459 dari 'Shantou Cable Station.

4. CUCN W2-3, kabel ini akan bisa digunakan pada tanggal 18 Januari 2007.

5. APCN (Asia Pacific Cable Network) System 2 Segment B5 putus pada pukul 20:44 UTC tanggal 26 Desember 2006 (27 Desember 2006, 03:44 WIB). Lokasi putusnya kabel ini berada pada jarak 920 kilometer dari 'Toucheng Cable Station'. Apabila tidak ada masalah kabel APCN System 2 Segment B5 ini akan aktif pada tanggal 20 Januari 2007.

6. APCN System 1 Segment B17 yang terputus pada 26 Desember 2006 pukul 18.15 UTC (01.15 WIB, 27 Desember 2006). Apabila tidak ada perubahan, akan aktif pada tanggal 30 Januari 2007.

Kabel SMW3, ujar Irvan, memiliki panjang 39.000 kilometer dan merupakan kabel terpanjang di dunia. Kabel ini selesai dibangun pada akhir tahun 2000. Sedangkan untuk kabel APCN (12.000 km) dan CUCN (26.000 km) dibangun pada akhir tahun 1997. "Diharapkan setelah kabel SMW dan APCN aktif maka koneksi Internet akan kembali seperti sediakala,"detik net"

Labels:


BACA SELENGKAPNYA...
 
posted by dex_swar at 7:13 AM | Permalink | 0 comments